Arsip Kategori: Otomotif

Kredit Kendaraan yang Bikin Meringis dan Tersenyum

Jakarta – Tahun 2012 akan segera berakhir. Industri otomotif memandang tahun naga ini dengan berbagai kesan, ada yang tersenyum, ada pula yang meringis. Hal itu tidak lain adalah karena adanya aturan kenaikan uang muka kredit kendaraan bermotor.

Bagi industi otomotif roda dua, kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia pada 15 Maret dan berlaku pada 15 Juni silam itu bagai momok yang menggagalkan perkembangan bisnis mereka.

Pada aturan ini, ambang batas uang muka kredit kendaraan di bank konvensional untuk keperluan konsumtif naik menjadi 25 persen untuk kendaraan roda dua dan 30 persen untuk kendaraan roda empat.

Kebijakan ini diaplikasi karena Bank Indonesia memandang perkembangan kredit kendaraan sudah menimbulkan risiko bagi perekonomian. Hal itu tentu saja ditentang oleh para pelaku industri otomotif baik roda empat maupun roda dua.

Apalagi langkah yang diterapkan oleh Bank Indonesia pada bank pemberi kredit kemudian diikuti oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang menetapkan aturan serupa untuk kredit melalui lembaga pembiayaan (leasing) dengan ambang batas 5 persen lebih rendah dari yang ditetapkan oleh bank. Tetap saja ini dianggap memberatkan.

Bagaimana tidak, konsumen sepeda motor Indonesia saat ini terhitung masih sangat sensitif terhadap harga. Dahulu, dengan tanpa aturan tersebut para calon pembeli dapat membawa pulang motor hanya dengan uang muka Rp 800 ribu, Rp 500 ribu atau bahkan Rp 300 ribu.

Penjualan motor akhirnya terhenti perkembangannya ketika aturan tersebut berlaku.

Hingga bulan November silam, penjualan motor di Indonesia hanya menyentuh angka 6.652.745 unit saja. Angka tersebut adalah angka penjualan 11 bulan terendah sejak dalam 3 tahun terakhir.

Sebab, di tahun 2010 saja penjualan motor di Indonesia dari Januari-November sudah mencapai 6.881.893 unit yang berkembang di 2011 menjadi 7.580.104 unit pada periode yang sama.

Namun, bila industri sepeda motor meringis karena kebijakan tersebut, industri roda empat terhitung masih bisa tersenyum.

Bukan apa-apa, sebab tahun ini industri roda empat Indonesia berhasil mencetak rekor penjualan meski awalnya mereka sempat pesimis.

Belum habis tahun 2012, hingga bulan November, penjualan mobil Indonesia secara wholesales sudah mencapai angka 1.026.602 unit. Sementara untuk penjualan mobil ritel mencapai 996.361 unit. Ini adalah angka penjualan mobil tertinggi dalam sejarah industri mobil Indonesia.

Kenaikan kelas menengah di Indonesia dikatakan menjadi pengatrol meningkatnya penjualan mobil dengan hanya sedikit dipengaruhi oleh kenaikan ambang batas tadi.

Namun tantangan masih akan datang. Di depan mata, tepatnya di Januari nanti Bank Indonesia akan segera melahirkan aturan baru yang akan menaikkan ambang batas uang muka kredit kendaraan bagi bank yang bersistem syariah.

Bila Bank Indonesia melakukannya untuk bank syariah, hampir pasti Bapepam-LK juga akan melakukannya bagi leasing yang bersistem syariah.

Rencana ini saja sudah menakutkan bagi industri roda dua melihat profil konsumennya yang sebagian besar masih sensitif terhadap uang muka. Sebelumnya, ketika aturan kenaikan ambang batas uang muka di bank dan leasing konvensional diberlakukan, industri masih bisa bernafas karena sistem syariah tidak masuk dalam aturan itu.

Alhasil, para calon konsumen pun berbondong-bondong di dorong untuk mengajukan kredit di sistem syariah. Tapi bila sistem syariah disamakan dengan sistem konvensional, maka pukulan bagi industri roda dua sudah di depan mata.

Lain motor, lain pula mobil. Meski aturan ini terlihat cukup menakutkan, industri mobil nasional masih berharap dapat mencapai kenaikan penjualan di tahun depan. Alasannya, tidak lain adalah karena adanya mobil murah di pasar.

Melalui program Low Cost and Green Car yang saat ini tengah disiapkan pemerintah, di pasar mobil nantinya akan hadir mobil-mobil berharga Rp 100 juta ke bawah yang saat ini jumlahnya bisa dihitung dengan jari di satu tangan.

Ini lah yang menjadi harapan para pelaku industri mobil yang tidak dimiliki para pelaku industri roda dua.

Mobil Buatan Indonesia

Jakarta – Fakta yg tersingkap di blog Arsip Berita Sedunia kali ini datangnya dari berita dalam negeri, dan sungguh sebuah berita yg sangat menggembirakan, berita tentang penemuan muktahir dari dunia otomotif, Mobil Buatan Indonesia yg diberi nama Mobil Kiat Esemka, Mobil Esemka memang masih dalam tahap pengujian. 


Namun nama mobil ini sudah meroket sejak dijadikan mobil dinas Wali Kota Solo. Bahkan banyak kalangan yang sudah berminat akan menggunakan mobil ini. Momen ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk membangun industri otomotif lokal.


“Dengan kasus ini, mestinya pemerintah, industri swasta bekerja sama untuk membangun industri otomotif lokal yang baik dan berkualitas,” kata sosiolog dari Universitas Negeri Gorontalo, Funco Tanipu, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (5/1/2012).

Hasil karya pelajar SMK 2 Surakarta itu patut dibanggakan dan diapreasiasi di antara minimnya inovasi di bidang industri dan teknologi Tanah Air. Hal ini menurut Funco jadi peringatan sekaligus tamparan keras bagi pemerintah, termasuk pihak universitas, yang sering melakukan riset dengan dana sekian banyak. 

“Dibandingkan dengan SMK yang masih pelajar tetapi bisa memproduksi mobil yang luar biasa. Untuk konteks Indonesia, model kerja sama antara pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi sepertinya macet dan mengalami kendala,” kritiknya.

Ide Wali Kota Solo, Joko Widodo, dalam menggunakan Esemka sebagai mobil dinas adalah ide baru. Ide inovatif memang tidak selamanya diterima logika yang berada dalam pemikiran yang telah mapan. Karena itu tidak heran jika ada pihak yang malah mencibir ide Jokowi ini.

“Apalagi bila masih menggunakan cara berpikir kaku untuk sesuatu yang baru dianggap sebuah hal tidak baik. Karena itu penggunaan mobil lokal akan banyak yang tidak suka dan tidak setuju. Tentu industri otomotif besar yang sudah ada di Indonesia puluhan tahun digunakan tidak suka. Apalagi memang banyak industri mobil ini dari luar negeri,” tambah Funco.

Dia berharap, Esemka tidak hanya dijadikan pencitraan segelintir orang. Sebab jika digarap dengan serius, Esemka bisa mendongkrak pembangunan industri otomotif Tanah Air. Dengan demikian Indonesia tak akan banyak bergantung pada negara lain dalam bidang industri otomotif.


Kita tunggu saja mobil buatan indonesia Kiat Esemka ini di buat secara massal dan di edarkan ke seluruh pelosok nusantara, Indonesia, rakya pasti senang mendapatkan mobil murah dibawah 100 juta rupiah dan kualitas yg oke punya.

Apa Keistimewaan Mobil Kiat Esemka?

KREATIVITAS anak muda Indonesia kembali menjaring perhatian. Mobil Kiat Esemka buatan para pelajar SMK 2 Surakarta semakin menjadi sorotan.

Adalah Walikota Solo, Joko Widodo, yang pertama kali mempopulerkan mobil ini. Dia berani mempensiunkan mobil Camry miliknya dan beralih menggunakan mobil Kiat Esemka sebagai mobil dinas.

Mobil Esemka juga menemani lelaki yang akrab disapa Jokowi itu di

Keren…Mobil Jokowi, Walikota Solo Buatan Siswa SMK

Pejabat atau politikus mengganti mobil lamanya dengan yang lebih mewah, itu berita biasa. Tapi Joko Widodo, Wali Kota Solo, mengganti mobil dinas lamanya, sedan Toyota Camry, jelas bukan peristiwa biasa. Sebab, mobil penggantinya jauh lebih murah dan dengan merek yang mungkin baru dikenal publik pada saat mobil itu diserahkan kepada Jokowi—nama panggilan Pak Wali.

Mobil ini diberi merek Kiat

Ini Dia Situs Sosial Medianya Para Bikers

Sebuah situs sosial media bagi para pecinta motor (bikers) diseluruh dunia telah resmi diluncurkan. Sosial media tersebut beralamatkan http://www.biketrackdays.com. Situs ini berasal dari Inggris dan diklaim mirip dengan Twitter dan Facebook.

Seperti dilansir Motorcyclenews, Minggu (18/12/2011) dalam situs sosial media tersebut, para bikers diseluruh dunia dapat ikut serta berpartisipasi. Para bikers

Wow, Motor ‘Rongsokan’ Ini Seharga Rp 710 Juta!

Jika dilihat sekilas, motor ini seperti barang rongsokan. Tapi siapa sangka motor yang sudah berkarat tersebut punya nilai 50 ribu pounds (Rp 710 juta) jika dilelang.

Motor ‘baheula’ tersebut adalah Indian Camelback produksi 1906 atau salah satu motor mesin pertama yang pernah dibikin. Tak heran motor ini menjadi buruan para kolektor kakap.

Motor tersebut langka lantaran hanya diproduksi

Ban Terbaik di Indonesia GT Radial

Ban Terbaik di Indonesia GT Radial. Ban terbaik di Indonesia GT Radial merupakan ban hasil produksi PT Gajah Tunggal Tbk, yang memperoleh banyak penghargaan sebagai ban terbaik di Indonesia maupun internasional. Dan ini membuktikan bahwa kualitas ban Gajah Tunggal mampu bersaing dan melampauhi merek lain, PT Gajah Tunggal Tbk juga merupakan perusahaan ban terbesar di Asia Tenggara dan

10 Mobil Termewah dan Termahal di Dunia

10 Mobil Termewah dan Termahal di Dunia:

1. Bugatti Veyron IDR 17 Milyar

Ini adalah mobil yang paling mahal yang tersedia di pasar saat ini.Mobil ini memiliki akselarasi dari 0-60 dalam 2,6 detik. Ini klaim sebagai mobil tercepat dengan kecepatan tertinggi 253 mph +. Namun,untuk mobil tercepat masih milik SSC Ultimate Aero yang melebihi 253 mph .

2. Lamborghini Reventon IDR 16 Milyar

Yang

Harga Kawasaki Ninja ZX-6R

Harga Kawasaki Ninja ZX-6R. Bagi Anda pencinta Motor Sport yang selalu setia menunggu keluaran Motor terbaru, kali ini perusahan motor Kawasaki telah mengeluarkan Produk Unggulan Terbarunya yaitu Kawasaki Ninja ZX-6R.

Pasar motor Indonesia baru saja kedatangan motor premium Kawasaki Ninja ZX-6R berkapasitas 600cc lewat PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Tidak tanggung-tanggung Kawasaki pun

5 Motor Termewah dan Termahal di Dunia

1. Dodge Tomahawk V10
Harga: 550.000 dollar AS (Rp 6.051.650.000)

Diperkenalkan pada 2003 oleh DaimlerChrysler. Waktu itu, tidak disebutkan harganya. Namun, media memperkirakan 250.000 dollar AS. Pasalnya, biaya produksi per unit 200.000 dollar AS. Namun allpar.com, situs remis Dodge yang mengutip kantor berita Reuter menginformasikan, Neiman Marcus membeli 10 unit moge dengan harga satu unit